Wednesday, November 7, 2007

Perputaran

Sudahlah. Tak usah kucari-cari makna yang serba semrawut dan ngalor ngidul tanpa kejelasan. Hidup sudah mengalir demikian indah dengan liku-liku yang begitu mengagumkan. Dunia sudah berputar sedemikian teratur : bumi yang diputari bulan mengelilingi matahari 365 kali dalam setahun bersama planet-planet lain yang lebih lambat atau lebih cepat daripada bumi ; galaksi bima sakti, entah mengelilingi sesuatu entah tidak, bergerak dan beraktivitas, apapun bentuknya. Dan aku, yang berdiri pada satu titik dalam semesta itu, mempunyai raga di mana beberapa hal di dalamnya juga berputar : darahku mengalir tanpa henti, nafasku (entah apa yang harus kukatakan tentangnya), proton-elektron-neutron tubuhku (yang belum pernah kulihat) juga berputar. Aku yang hanya titik dan mahasemesta yang luas ini mempunyai harmoni yang tak kupahami sendiri : perputaran. Maka kukatakan tadi, hidup ini sudah pada dirinya, dengan sendirinya. Tanpa harus dipahami maknanya. Tanpa harus dimengerti alurnya.

1 comment:

Pujangga Edan said...

Frater lebih mirip kayak ilmuwan ketimbang ahli filsafat!! He3... Panggilanku Ria, Mai, ikan.. Tapi paling banyak sih yang manggil Mai dan aku paling suka dipanggil itu *lagipula cukup normal ketimbang ikan*.. Ho3.. E, iya, fr. Wishnu sudah sampaikan salam dari fr. Theo.. Frater Elias mau ngasih tes untuk bina iman minggu depan.. Padahal kita baru dua kali pertemuan.. Pertemuan pertama aja baru perkenalan.. Pertemuan ke-2 ngomongin bunuh diri.. Ee, pertemuan ke-3 mau langsung tes dengan bahan Kitab Suci.. Jelas2 di Sanur tuh ada tata tertib yang hanya memperbolehkan ulangan DIPERSIAPKAN (=bahan sudah diajarkan) dan maksimal DUA tiap harinya.. Frater Elias (yang penuh tata tertib itu) agak edan yup? Trus dia bilang, tes-nya akan batal kalau aku menang lomba nulis! *grr...agak kurang ajar* Nasehatin tuh, frat! He3.. becanda.. Perkara rehat, lihat besok aja yup.. Kemungkinan tetap ada..